Perumpamaan

Oleh: Shofia Asri

akh yogi_Pengumpulan Karya FLP_Perumpamaan

 

Cinta itu hanya seperti,

kau tidak makan bakso selama sebulan

lalu hujan lebat datang bertandang

lengkap dengan angin bertiup menyebar dingin

kemudian terhidanglah semangkok panas bakso di hadapan.

 

Pamekasan, 15 April 2014

Perih

Oleh: Shofia Asri

 akh yogi_Pengumpulan Karya FLP_Perih

 

Aku mengutuk cinta

mengakar

berduri

lalu mati

Pemujaanku berhenti sampai di sini

Pencarian

;apalagi

Sakitku meradang

hingga mengubun

Kesturi tak lagi wangi

Tinggalkan waktu yang lampau

 

Bangkalan, 16 Februari 2014

Ending

Oleh: Shofia Asri

 akh yogi_Pengumpulan Karya FLP_Ending

 

Aku cukup lelah berdebat panjang denganmu

Mari kita putuskan sekarang

Apa-apa yang mnejadi penghalang

rintangan

aral yang tak lagi melintang

tentang kisah ini

sudah tercatat di buku hitam!

Teman,

Pintu sudah ditutup tak ada waktu berperang mulut

 

Pamekasan, 08 Juli 2014

Episode Senja

Oleh: Yogi Gunawan

akh yogi_Pengumpulan Karya FLP_Episode Senja

 

Kayu melebur duri jadi lentera yang menukil hati

Hingga jiwa yang lemah lebur-luluh

Memberi janji dalam irama

mencari

Lepas-terbang-hilang

 

Dan puisi telah luntur

Menjelma tak merupa

 

Mengelupas juga ingatan itu

Di masa yang menjerat-jerat

Halus-melupa

Lelap pula orang-orang pengiringnya

 

Lelah menggambar di malam

Ia lengah

 

(Bangkalan, 2015)

Sajak Bermusim Hangat

Oleh: Yogi Gunawan

 akh yogi_Pengumpulan Karya FLP_Sajak Bermusim Hangat

 

Kadang aku bunga pagi bersama embun

Yang bertutur sapa dipandang jadi rupawan

Kata ia mengibur hari

 

Pada awalnya di hari yang terik

Semua jadi baik, baik-baik saja

 

Seperti biasa

Di halaman yang biasa

Bersama teman yang juga biasa

 

Di waktu lain aku seperti malam

Dingin dan beku

Menghadirkan gegas tapak yang kuyu

Seperti aroma bulu burung yang gugur jadi kaku

Walau hati-hati

 

Atau sesekali aku ingin bertanya pada air mata

Yang menghangat lalu terbang ke peraduan

Di detik yang begitu dinanti

 

Bahkan pada malam yang berbisik rendah

tentang penghuni pagi  di bukit yang meniup

seakan tiada yang mampu dipendam lagi

 

Aku hanya menyukai rupaku yang awal

Di pilihan yang baik dan buruk

Di tengah senja juga malam berkabut

 

Untuk mencari paduan

Sajak yang bermusim hangat

 

( Bangkalan, 2015 )

Senja Malam

Oleh: Yogi Gunawan

akh yogi_Pengumpulan Karya FLP_Senja Malam

 

Jangan kami ditanya akan perikehidupan

Atau makna yang dikandung

Jangan kami diberi jawaban akan peristiwa maut

Atau musabab yang dilema

 

Kami tentu lebih meilih berpikir

Mungkin pula diam

Itu tabu yang melekat erat

 

Apalagi kepemilikiannya

Punya pintu untuk yang terikat

Tersumbat nan kekal

 

 

(Bangkalan, 2015)

Dalam Nyata

Oleh: Yogi Gunawan

akh yogi_Pengumpulan Karya FLP_Dalam Nyata

 

Jika angin dari penjelmaan iblis itu menggerakkan daun

Akan ada banyak manusia yang akan terlena

Mengaburkan cinta jadi nafsu lalu menidurkan pada birahi

Akhir kehidupan manusia

 

Di tubuh, noda bertambah demi satu

Banyak jadi melimpah

Menjelmakan iblis wujud manusia

Menyeru kebaikan berbaur nafsu

 

Hilang pula rasa malu

Malu yang hadirkan berkas cahaya

Menuntun pada cinta-Nya

 

Lalu adakah yang tak ingin berpaling?

Dalam nyata, ada nafsu yang menguasa

Ada cinta yang membias jadi nafsu

Dan ada pula nafsu yang dikebiri jadi cinta

Manusia punya obatnya dalam nyata

 

 

(2015)