I luv Sunnah RasulullahOleh : Suhrotul Laila

Assalamu’alaikum waraohmatullohi wabarokatuh”, bagi seorang muslim kalimat itu tentunya tidak asing lagi. Itulah ucapan salam yang khas bagi kaum muslim jika bertemu dengan saudaranya.  Sungguh luar biasa budaya yang diajarkan islam bagi pemeluknya. Jika kita cermati apa arti dari kalimat salam itu terkandung arti yang sangat luar biasa. Jika kita artikan “Assalamu’alaikum waraohmatullohi wabarokatuh “mengandung makna Semoga keselamatan dilimpahkan kepadamu diiringi dengan rahmat dari Allah dan juga barokah dari Allah untukmu. Sungguh luar biasa maknanya. Ternyata tidak hanya sekedar sapaan tetapi juga ada do’a yang terkandung didalamnya.  Doa yang mengaharapkan keselamatan, rahmat dan berkah kepada ia ynag kita ucapkan salam.

Pengucapan salam sangat dianjurkan untuk diucapkan secara sempurna. Sebagimana telah dijelaskan dalam hadist:

‘Imran bin Hushain radiallau ‘anhu, ia berkata: Seorang laki-laki datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan mengucapkan , ‘Assalaamu’alaikum’. Maka dijawab oleh Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam kemudian ia duduk, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Sepuluh’. Kemudian datang lagi orang yang kedua, memberi salam, ‘Assalaamu’alaikum wa Rahmatullaah.’ Setelah dijawab oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ia pun duduk, Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Dua puluh’. Kemudian datang orang ketiga dan mengucapkan salam: ‘Assalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wa baraakaatuh’. Maka dijawab oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian ia pun duduk dan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Tiga puluh’.”(Hadits Riwayat Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad no. 986, Abu Dawud no. 5195, dan At-Tirmidzi no. 2689 dan beliau meng-hasankannya).

Namun sayangnya budaya itu sudah tergantikan, dengan sapaan “selamat pagi”, “hai”, “hello”, dan sebagainya. Ketika bertemu dengan seseorang yang lebih tua kita terbiasa menyapa dengan “Bu”  atau “Pak” saja, atau ketika kita bertemu dengan teman sebaya, pasti sapaannya “Hai”. Dan biasanya ucapan salam tersebut hanya kita khususkan kepada mereka yang sudah kita kenal. Padahal Rosulullah menganjurkan kita untuk menebarkan salam sekalipun kepada orang yang tidak kita kenal. seperti yang disebutkan dalam hadits,

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallamDari ‘Abdullah bin Amr bin Ash radiallahu ‘anhuma, ada seorang laki-laki bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Islam bagaimana yang bagus?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Engkau memberi makan ( kepada orang yang membutuhkan), mengucapkan salam kepada orang yang engkau kenal dan yang tidak engkau kenal.” (HR. Bukhori: 2636, Muslim: 39)

Umat muslim sekarang memang sudah terbiasa dengan sapaan-sapaan biasa (hai, hello). Ucapan salam sesuai syariat islam terkadang masih menjadi sesuatu yang tabu bagi sebagian umat muslim sendiri. Mengapa hal ini bisa terjadi? Karena kebiasaan mengucap salam yang bisaa menyebabkan umat islam jauh dari sunnah-sunnah rosul, serta karena ketidaktahuan mereka  dengan syariat agamanya. Padahal dengan mengucap salam banyak fadilah yang akan kita dapat sebagai mana dalam Shahih Muslim (54) disebutkan ” Dari Abu Hurairah radiallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Kalian tidak akan masuk surga sehingga kalian beriman, dan tidak dikatakan beriman sebelum kalian saling mencintai. Salah satu bentuk kecintaan adalah menebar salam antar sesama muslim”.

Mengucap salam memang merupakan sesuatu yang bersifat sunnah, namun bagi mereka yang diucapkan salam wajib hukumnya untuk menjawab salam. Hal ini seperti ibarat seseorang yang telah memberikan suatu kebaikan kepada kita maka kita harus membalas kebaikan tersebut dengan kebaikan pula. Jika ada saudara kita yang mendoakan kita maka sepatutnya kita membalas doa tersebut. “Apabila kalian diberi salam/penghormatan, maka balaslah dengan yang lebih baik atau balaslah dengan yang serupa” (QS. An-Nisa’: 86).

Untuk itu sebagai umat muslim kita sepantasnya menjalankan sunnah-sunnh rosul dengan membudayakan mengucap salam kepada saudara-saudara seiman kita. Karena dengan mengucapkan salam kita akan senantiasa mendapat rahmat dan barokah Alloh sebagaimana makna dari ucapan salam tersebut.