Oleh : Fitriyah Dwindah

Kau ibarat angin….

Kau datang tanpa aku kenal

Aku tak melihatmu, aku tak

Tahu dari mana kau bertempat

Namun aku hanya merasa

Dingin akan keberadaanmu

Manusia berseru takjub

Akan adamu

 

Kau bagi mereka sangat sempurna

Tak ada celah padamu

Aku hanya mendengar, tak

Pernah aku kagum sedikit pun

 

Karena kau hanya teman

Di mana orang berada

Di dekatmu, saat itu jua

 

Namun semua itu sirna….

Sekarang kau tak lagi sejuk

Manusia tak lagi takjub padamu

Karena mereka tahu kau sekarang

Bukan dirimu yang dulu

 

Mereka kecewa akan tragedi

Saat itu, bukti nyata yang

Tak akan mereka lupa

Sampai tabir pun tersingkap