Oleh: Shofia Asri

akh yogi_Pengumpulan Karya FLP_Makanan

 

Ayam kenapa kau jelek sekali. Tak mau kusentuh meski sesenti. Bilangnya alergi. Dan dapat berakibat pada kemunduran diri.

Ayam kau jahat sekali. Sudah tahu semua menikmati. Menggigitmu sepenuh hati. Tapi tidak  kali ini. Sepertinya ada rasa benci.

Kau tahu ayam? Mungkin kau dan aku terkontaminasi. Sehingga tak dapat bersama lagi. Bahkan melupakan semua janji.

Ayam, nasibku kini. Dan kau yang tak lagi berarti. Hilang sudah kenikmatan sesenti yang munculkan ribuan tragedi.

 

Bangkalan, 29 Maret 2015