Oleh Rini Hardiyantini

menara eiffel

Seminggu kau singgah

Wangi éclair dengan cokelat kental

Vla putih lembut dalam mulut

Merekam jejak perjalanan

yang kau tuding sebagai do’a yang kau rapal

 

Jalanan Montmartre

Kau lukiskan bau Paris yang menyengat

Betapa l’escargot telah merayumu meneguk kisahnya

Kau bilang, itu seperti pelayaran perahu kecil di Siene

 

Menelanjangi Eiffel; kau tuduh menara cinta itu penyebab kau jatuh cinta

Lalu kau kembali ke bumi crepes itu

Bon vayage, katamu menyalami perpisahan

 

Februari, 2015