Oleh Alin rosyidah

 tumblr_mc2vh0zZVz1rj6ynco1_1280

Mata ini menggeliat dari setiap sisi

Mencoba menemukannya

Menerjang semak belukar

Menembus jaring-jaring angan

Tapi tak kunjung kutemukan

Hijrah demi setapak

Hingga jalan merintih kebosanan

Matahari pun melotot dengan nuansa jengkel

Tapi hati ini terus meronta

Hingga berhenti di suatu tempat

Kamu tahu?

Tempat itu amatlah dekat,

Sedekat denyut nadimu

Ya, tempat itu adalah Sang Mahacinta

Yang selalu di setiap derap nafasmu

 

10 maret 2015