Forum Lingkar Pena Cabang Bangkalan adalah sebuah pengejawantahan dari kegelisahan beberapa remaja muslim di Kabupaten Bangkalan yang ingin belajar memberikan sumbangsih kepada bangsa Indonesia, terutama terhadap perkembangan kepenulisan dan wawasan keislaman yang semakin hari tidak bisa menemukan kesejatiannya. Memang benar bahwa kehidupan berjalan menuju arah keseimbangan yang akan segera terbentuk setelah semuanya berkontribusi dalam bidangnya masing-masing. Namun kita tidak bisa menunggu terlalu lama, dan kita ingin segera menyusul para penulis-penulis yang telah memberikan pencerahan kepada bangsa Indonesia.

Keinginan mewujudkan kehidupan yang lebih baik dengan meningkatkan budaya membaca dan menulis merupakan gagasan besar yang tidak bisa di usung oleh pemikiran satu orang, sehingga kemudian, Fendi, Yanuari Dwi P, Habibur Rahman, Yogi Gunawan, dan Fathul Qorib mencoba menularkan kepada penulis-penulis muda di Universitas Trunojoyo Madura untuk membuat Forum Lingkar Pena ini. Alhamdulillah, gagasan itu disambut dengan semangat yang luar biasa dari beberapa penulis muda yang kemudian mengadakan rapat pertamanya pada 12 Desember 2011 di Sekretariat Lembaga Dakwah Kampus Majlis Kajian Mahasiswa Islam Universitas Trunojoyo Madura.  Lalu dilanjutkan dengan pembentukan Pengurus FLP Cabang Bangkalan pada hari Rabu, 28 Desember 2011 pukul 19.30-21.10 di Masjid Kampus Nurur Rahman UTM dengan memilih Fathul Qorib sebagai Ketua Umum, dan Yuliana Setia Rahayu sebagai Ketua Harian.

Bentuk kepengurusan ini memang tidak sepenuhnya sama dengan kepengurusan FLP pusat karena mempertimbangkan wilayah gerak yang berbeda antara Ketua Umum dan Ketua Harian. Ketua Umum bertugas untuk menjalin hubungan antar organisasi maupun antar individu dari FLP Cabang Bangkalan ke FLP Cabang, FLP Wilayah, hingga FLP Pusat di Jakarta. Dengan bantuan Divisi Hubungan Masyarakat, Ketua Umum ibarat cable yang menghantarkan muatan-muatan listrik antara lampu yang satu dengan lampu yang lain. Lalu Ketua Harian memiliki wilayah gerak untuk mengorganisasikan internal FLP Bangkalan, dengan dibantu oleh Sekretaris (Habibur Rahman), Bendahara (Wahidah), serta Ketua Divisi-Divisi (bisa dilihat pada kepengurusan FLP Bangkalan), Ketua Harian menjadi pioneeruntuk mengaplikasikan gagasan-gagasan taktis dan mendalam, sehingga ke depannya, anggota FLP Bangkalan memiliki sense of belonging yang kuat serta memiliki network/jaringan yang solid.

Perjalanan yang panjang demi meraih pelegalan dari FLP Pusat menjadi tujuan pertama dari berdirinya FLP Cabang Bangkalan ini. Dengan menggandeng R. Timur Budi Raja (penyair Nasional dari Bangkalan) dan M. Ali Hisyam (penulis Esai dan Kolom dari Pamekasan) sebagai Pembina, FLP Bangkalan benar-benar siap untuk mengembangkan kepenulisan yang membentang dari fiksi dan nonfiksi, dari islam menuju dunia. Dengan kepengurusan yang telah disusun dengan praktis dan lengkap, diharapkan FLP Cabang Bangkalan ini menjadi wadah penulis yang mampu berkiprah dalam wilayah yang lebih besar dari Bangkalan sendiri, bahkan harapan besar untuk mampu membelah wacana public Madura, Nasional, bahkan Internasional. Memang mimpi boleh setinggi langit, namun kaki harus tetap menginjak bumi, maka pertemuan demi pertemuan kemudian di adakan untuk membedah karya anggota (setiap Rabu malam), membedah film-film klasik internasional bersama sastrawan Nasional yang berasal dari Madura (malam tahun baru 2012), dan selanjutnya mengadakan Pelatihan Dasar Menulis serta Bedah Buku.

Kita baru sampai pada tahap perencanaan, sehingga untuk sejarah pembentukan Forum Lingkar Pena Bangkalan pun masih dalam tahap penyempurnaan. Selanjutnya, kita akan terus berkarya untuk Islam dan untuk seluruh bangsa di dunia. Amin.

Semoga karya kita akan diterima dengan lapang dada, menggetarkan hati, dan merubah dunia menjadi lebih baik…!